Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa tertawa ternyata mempunyai banyak manfaat. Dr. Lee Berk, seorang ilmunolog dari Loma Linda University mengatakan bahwa tertawa bisa mengurangi peredaran dua hormon tubuh: efinefrin dan kortisol (hormon-hormon penghambat proses penyembuhan penyakit). Juga dalam salah satu risetnya, Dr. Rosemary Cogan dari Texas Tech University menemukan bukti bahwa rasa nyeri atau sakit akan berkurang setelah orang tertawa lepas. Tidak hanya itu, kekebalan tubuh pun bisa meningkat.

Lalu bagaimana dengan menangis? Apakah menangis memiliki efek negatif pada tubuh? Ternyata tidak! Dalam buku Why Men Don’t Have A Clue diterangkan bahwa menangis pun memiliki manfaat :

Mencuci mata : Air mata mengandung enzim bernama Iysozyme yang bisa membunuh bakteri dan menjaga mata dari infeksi.

Mengurangi stres : Air mata mengandung protein yang bisa membersihkan racun dalam tubuh. Selain itu, air mata juga mengandung endorphin yang bisa mengurangi stres dan rasa sakit. Itu sebabnya kita merasa lega setelah menangis.

Sinyal emosional : Menangis menjadi tanda kalau kita membutuhkan dukungan emosional. Air mata membuat tubuh menghasilkan hormon oxytocin yang membuat orang ingin dipeluk dan disentuh.

Menangis adalah hal yang manusiawi. Pada waktu lahir, kita pasti langsung menangis. Kalau tidak, maka bidan atau dokter melakukan berbagai cara supaya kita menangis. Itu tanda bahwa bayi itu hidup. Ya, menangis adalah pertanda kalau kita hidup.

“Tangisan adalah anugerah Tuhan. Ada tangisan pertobatan, tangisan perkabungan, dan tangisan sukacita. Semua itu ada manfaatnya.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s